Selasa, 25 Oktober 2016

"Hening Cipta Resolusi Jihad" Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2016

Sukacita para santri di seluruh Indonesia 'tumpah' dalam peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2016, yang diperingati pula oleh Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam apel pagi bersama dengan Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi, selaku inspektur upacara, Sabtu (22/10).


Dalam sambutannya, wakil bupati mengatakan betapa bernilainya nilai histori dari dua bentuk keteguhan hati, yang kemudian membawa Indonesia keluar dari cengkraman penjajah. "Jiwa religius ke-Islaman berpadu dengan semangat nasionalisme, menjadi penyemangat bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan. Hari Santri mengajak kita untuk selalu ingat dan meneladani semangat jihad ke-Indonesiaan yakni cinta tanah air, berkorban demi bangsa dan negara serta menjaga semangat kebangsaan di dalam hati," tutur wakil bupati.

Hari Santri Nasional tahun ke-dua sejak ditetapkan Presiden Jokowi melalui Kepres Nomor 22 tahun 2015, diharapkan juga agar tidak menjadi gap sosial yang menimbulkan polarisasi antara kaum santri dan non-santri.

"Kita berharap tidak tejadi sekat-sekat sosial atau memicu polarisasi antara kaum santri dan non-santri. Justru sebaliknya, moment Hari Santri Nasional bisa dijadikan semangat untuk mempertebal rasa cinta tanah air. Kita buktikan pada dunia bahwa Islam adalah adalah agama rahmatan lil alamin. Bukan hanya untuk kaum muslim saja, namun juga bagi seluruh elemen bangsa Indonesia," tambah wakil bupati.


Hari Santri Nasional secara sederhana telah mengajarkan pada kita tentang cara melihat dan memperluas nilai kemanfaatan serta kebajikan umum yang diteladankan kaum santri. Kedua nilai tersebut layak diteguhkan guna menjaga nilai kewarganegaraan.

Dalam kesempatan ini, Santri Pondok Pesantren Al-Kamal Mojosari Juga turut berpartisipasi dalam Upacara tersebut, bersama Para Santri Pondok Pesantren Al-Kamal Mojosari didampingi langsung oleh Ibu Nyai Hj. Dewi Masyitoh, S.Ag., M.Pd. Selaku Ketua Yayasan Majelis Ta'lim Al-Kamal.



Hadir juga dalam upacara ini unsur Forkopimda Kabupaten Mojokerto, Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Mojokerto, Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Herry Suwito, alim ulama, SKPD, dan juga istri wakil bupati, Yayuk Pungkasiadi. 

Peringatan Hari Santri Nasional tahun 2016 Kabupaten Mojokerto juga dimeriahkan dengan pagelaran Mojokerto Fair yang menyuguhkan pameran akbar kuliner, multi produk dan UMKM unggulan Kabupaten Mojokerto. Acara bakal dihelat mulai tanggal 22 Oktober hingga 6 November mendatang, pukul 16.00-23.00 WIB di Terminal Pungging, Mojosari. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar